Alasan Golkar Akan Jadikan Kembali Setya Novanto Ketua DPR

Alasan Golkar Akan Jadikan Kembali Setya Novanto Ketua DPR

Jakarta – Koordinator Bagian Politik, Hukum, serta Keamanan DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai menerangkan, wacana Setya Novanto atau Setnov kembali pada kursi Ketua DPR menukar Ade Komarudin bukanlah karna kemampuannya yang jelek. Tetapi, ini adalah wibawa partai berlambang pohon beringin itu.

” Jadi bukanlah ganti karna ada permasalahan, namun kembalikan yang kebetulan saat ini dia (Setya Novanto) ketum partai. Ini kan masalah wibawa partai saja, Ade tidak ada salah apa-apa, ini masalah norma serta wibawa partai, ” ucap Yorrys Raweyai di Jakarta, Senin malam, 21 November 2016.

Dia menyebutkan saat itu mundurnya Setnov dari Ketua DPR karna masalah ” Ayah Minta Saham “. Sesuai sama perjanjian DPP Golkar, waktu itu Novanto juga mundur dari Ketua DPR digantikan oleh Ade Komarudin yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di Parlemen.

” Nah sistem yang berjalan itu ada dua. Satu sistem politik lewat Dewan Kehormatan DPR (MKD) serta sistem hukum yang lalu bln. Oktober keluar ketentuan MK (Mahkamah Konstitusi) kalau dia (Novanto) tak bersalah, juga dari MKD DPR, ” ia menuturkan.

Lalu, lanjut Yorrys, pada 8 November 2016, dalam agenda internal diwacanakan kalau Novanto kembali jadi Ketua DPR karna saat ini yaitu Ketua Umum Partai Golkar.

” Nah, apakah kita kembalikan posisi Novanto seperti awal mulanya atau bagaimana, wacana itu berkembang lalu, tadi kita putuskan dalam pleno. Saat ini tinggal bagaimana DPP ataupun fraksi untuk lakukan lobi politik. Jadi bukanlah ganti, namun kembalikan posisi Setya Novanto seperti awal mulanya, ” dia menjelaskan.

Menurut Yorrys, ketentuan pleno ini bakal dibawa pada Dewan Pembina, Dewan Pakar, serta Dewan Kehormatan Partai Golkar.

” Lalu kita memberikan tugas pada fraksi di DPR untuk lakukan perbincangan dengan pimpinan. Ada pimpinan dewan, pimpinan fraksi, lalu pekerjaan DPP bangun komunikasi dengan internal, ada Dewan Pembina, Dewan Pakar, serta Dewan Kehormatan, ” tutur Yorrys.

Untuk posisi Ade Komarudin, Yorrys menyampaikan bakal dibicarakan dalam internal partai. Karna yang utama sekarang ini, kata dia, ada perjanjian untuk kembalikan posisi Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kembali seperti awal mulanya.

” Ada hasrat serta pergi waktu kita ratas (rapat terbatas) pada 8 November pascaputusan MK, kita minta kajian ke Dewan Pakar, sisi hukum kita serta berkembang kita setujui di pleno, sepakat diwacanakan (Novanto kembali jadi Ketua DPR) tak serta-merta, namun kita bangun keadaan kedalam serta keluar, ” bekas Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar itu memungkasi.

Previous Ungkapkan Duka Cita Longsor di Ponorogo, Setya Novanto Tulis 5 Kicauan
Next Cerita Setya Novanto Jadi Pembantu hingga Jualan Beras

About author

You might also like

Sorry, no posts were found.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply