Setya Novanto, Hardiknas Wujud Semangat Belajar Bangsa Indonesia

Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei, Setya Novanto kembali mengingatkan tentang arti pendidikan bagi setiap manusia. Ketua DPR RI ini memberikan contoh, sesulit apa pun kondisinya, seseorang harus menuntut ilmu.

Setnov yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini, menggambarkan kehidupannya pada saat menjadi mahasiswa ekonomi di Surabaya. Ia rela menjadi tukang cuci mobil dan penjual beras, agar tetap bisa kuliah di perguruan tinggi meski hanya berbekal uang seadanya.

Kenekatan Setnov dalam menuntut ilmu ini terbukti telah mengubah jalan hidupnya. Berkat ilmu akuntansi yang ia pelajari, Setnov mampu membuat sebuah perencanaan penjualan mobil yang sukses, kala bekerja di sebuah dealer mobil.

Pemilik dealer mobil yang mengetahui jika Setnov kuliah jurusan akuntasi, saat itu bertanya cara meningkatkan penjualan mobil dan mengembangkan perusahaannya. Tantangan tersebut langsung dijawabnya dengan memberikan gambaran planning perusahaan, sesuai dengan ilmunya.

“Alhamdulillah pemikiran saya diterima. Bahkan pemilik dealer mempercayakan saya untuk menjadi ketua penjualan mobil Indonesia bagian timur, sampai akhirnya menjadi pengusaha nasional dan Ketua DPR RI,’ kata Setnov dengan bangga.

Setya Novanto, di tengah-tengah para mahasiwa di Sumbar, saat berbagi pengalamannya.

Berkat pendidikan dan semangat serta kerja keras, Setnov mencontohkan mampu untuk mengubah nasib seseorang. “Saya menghimbau kepada semua masyarakat, khususnya generasi muda, dari manapun asal-usul serta latar belakang keluarganya, status sosialnnya bahwa kita sama di mata Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.

Setnov pun berharap kepada generasi muda untuk tidak takut melangkah. Apalagi untuk melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya. “Masa depan bangsa ini akan rapuh jika anak bangsa tidak mengenyam pendidikan yang cukup. Jadi, mari kita jadikan hari pendidikan nasional sebagai semangat belajar dan belajar di negeri ini,” ujar Setnov.

Ia juga berharap pada Hardiknas pada 2 Mei 2017 ini tidak hanya sekadar menjadi acara seremonial belaka. Akan tetapi harus dipahami sebagai pelecut semangat bahwa pendidikan nasional harus dapat laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Setnov, hanya pendidikan yang menjadikan bangsa ini akan maju dan mandiri.

“Kita sudah sepatutnya mengingat sejarah perjuangan pendidikan nasional yang dimotori oleh Raden Mas Suwardi Suryaningrat atau Ki Hadjar Dewantara. Ia keturunan priyayi , yang ikut berperan dalam kemerdekaan Indonesia dan peduli dengan pendidikan untuk rakyat jelata sehingga beliau ‘dibuang’ dan diasingkan ke Belanda,” demikian keterangan Setya Novanto pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Setya Novanto, saat berkunjung ke kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum, Manokwari.

Benih-benih kebodohan yang ditanamkan di pemikiran rakyat Indonesia oleh penjajah Belanda, terbakar hangus oleh pendidikan yang digagas Ki Hadjar Dewantara. Menurut Setnov, Ki Hadjar Dewantara mampu membuka mata seluruh rakyat Indonesia akan pentingnya pendidikan. Selanjutnya jendela dunia mulai terbuka, seluruh perenungan dan pemikiran bangsa mulai bangkit. Dimana, ternyata tak ada hukuman yang lebih menyedihkan dari terpenjara dan terbelenggu kebodohan.

“Jadi, sejarah Ki Hadjar Dewantara lah yang mengispirasi dan menggerakkan saya untuk tetap maju dan berjuang agar tetap sekolah di tengah himpitan kemiskinan, ekonomi keluarga saya saat itu,” ujarnya.

Hanya saja semangat yang sudah dipelopori oleh Ki Hadjar Dewantara tak boleh mati. Pendidikan harus bisa diperoleh oleh setiap warga Indonesia dan pemerintah juga harus menyediakan pendidikan yang memadai.

Previous Setya Novanto: May Day Memiliki Makna Mendalam Bagi Pergerakan Buruh
Next Setnov Targetkan Golkar Raih 60 Persen Kemenangan di Pilkada 2018

About author

You might also like

Setya Novanto 0 Comments

Setya Novanto Resmikan Sumur Bor dan Air Bersih di Kupang

“Senin siang, 8 Mei 2017, Ketua DPR RI Setya Novanto meresmikan sumur bor beserta kelengkapan air bersih yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Peresmian ditandai dengan

Business 0 Comments

Setya Novanto Harapkan Aksi 505 Berjalan Tertib dan Damai

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatu Hari ini, sebagian saudara kita melakukan aksi damai 505, sudah menjadi hak siapa pun dalam hal ini WNI untuk bersuara sebagai bagian dari penyampaian pikiran dan pendapat

Setya Novanto 0 Comments

Setya Novanto, Bangga Bisa Berbagi Ilmu dengan Siswa-Siswi AIS

Rabu, 10 Mei 2017. Saya menerima kunjungan siswa/siswi dan para pengajar Australian Independent School (AIS) Indonesia di Gedung Nusantara DPR RI. Saya kagum dan bangga ketika melihat para siswa Sekolah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply