Setya Novanto, Perlunya Pembinaan yang Tepat agar Narapidana Kembali ke Jalan yang Benar

Setya Novanto, Perlunya Pembinaan yang Tepat agar Narapidana Kembali ke Jalan yang Benar

Kaburnya kurang lebih 200 tahanan Rutan Kelas II B Pekanbaru pada Jumat (5/5/2017), telah menyita perhatian publik. Ketua DPR RI Setya Novanto ikut berkomentar.

Setnov menyatakan jika peristiwa kaburnya tahanan ini seakan menambah persoalan yang harus benahi bersama di lembaga pemasyrakatan kita.

“Para tahanan yang didominasi narapidana Narkoba dan berbagai pelaku tindakan kriminal ringan lainnya, ini membuka mata kita tentang pentingnya memikirkan ulang konsep pembinaan bagi para narapidana,” ujar Setya Novanto.

Kejadian ini memang bukan untuk yang pertama kalinya. Rata-rata persoalan akut yang menjadi sumber masalah adalah perbandingan antara penghuni Rutan maupun Lapas yang jauh dari kata seimbang.

“Bahkan hampir semuanya saya dengar telah melebihi kapasitas. Kepala Rutan Pekabaru bahkan menyatakan jumlah personil pegawan di rutan hanya berkisar puluhan dengan jumlah ribuan Napi yang harus diawasi,” sebut Setnov.

Di berbagai daerah di Indonesia menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, persoalan sama juga sedang dialami. Tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut akan terulang, sebagaiamana kejadian-kejadian sebelumnya.

“Kita prihatin dan perlu memikirkan jalan keluar bersama yang bisa memenuhi kebutuhan dan didasarkan atas kemampuan keuangan dan sumber daya negara. Banyak analisa dari para pihak yang berkembang, mulai dari pentingnya penambahan kapasitas, penambahan personil, hingga merumuskan sistem pembinaan yang mampu mengakomodasi dan menyeimbangkam kebutuhan di Rutan maupun Lapas,” ucapnya.

“Apapun solusi yang diberikan, saya memandang sudah saatnya sistem pembinaan dirumuskan bersama. Kita tentu tidak bisa memandang sederhana dengan menyalahkan Rutan, Lapas, apalagi sekedar menimpakan kesalahan kepada para narapidama. Dalam sistem pembinaan, berbagai aspek harus dipertimbangkan,” tuturnya lagi.

Ia juga mengaku, dirinya mengapresiasi langkah-langkah sigap aparat kepolisian, TNI dan pemerintah serta masyarakat yang membantu memulangkan kembali para napi ke dalam tahanan.

“Sambil kita mencari solusi yang lebih cepat, efektif dam efesien dari berbagai sudut pandang. Sebagai Ketua DPR, saya akan mengagendakan pembicaraan khusus terkait pemikiran-pemikiran yang berkembang paska kejadian ini. Bagaimanapun, mindset kita adalah pembinaan yang membuat para pelaku tindakan kriminal kembali ke jalan yang benar. Upaya tersebut harus dijalankan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, termasuk penghargaan terhadap hak asasi manusia yang dimiliki oleh setiap warga negara,” tuturnya.

Previous Setya Novanto: Konsolidasi adalah Kunci Kemenangan
Next Setya Novanto, Harapkan Kesejahteran Modin dan Modinah Ditingkatkan

About author

You might also like

Technology 0 Comments

Setya Novanto, Selamat Jalan Bapak Perindustrian Ir. Hartarto

Satu lagi putra terbaik Indonesia meninggal dunia. Mantan Menteri Perindustrian di era Orde Baru (1983-1993), Hartarto Sastrosoenarto, meninggal dunia dalam usia 85 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhir pada Minggu (14/5),

Setya Novanto 0 Comments

Setya Novanto: May Day Memiliki Makna Mendalam Bagi Pergerakan Buruh

Peringatan hari buruh atau biasa disebut May Day, yang digelar pada setiap 1 Mei bagi Ketua DPR RI, Setya Novanto, memiliki makna yang sakral. Peringatan hari buruh harus dimaknai sebagai

Setya Novanto 0 Comments

Setya Novanto: Golkar Usung Calon Gubernur dari kalangan Nahdliyin

Menyikapi Pilkada Jatim pada 2018, Partai Golongan Karya atau Golkar sudah menetapkan pilihannya. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, dalam kunjungannya ke Surabaya, Jatim, pekan lalu.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply