IDI: KPK Tidak Mengirim Permohonan untuk Memeriksa Setya Novanto

IDI: KPK Tidak Mengirim Permohonan untuk Memeriksa Setya Novanto

JAKARTA – Ketua Majelis Kehormatan Etika Ikatan Dokter Indonesia, Prijo Sidipratomo menyayangkan sikap KPK yang tidak meminta pendapat IDI masalah kondisi kesehatan Setya Novanto. Padahal, kata Prijo, KPK serta IDI telah menjalin kerja sama sejak 2012 serta sudah diperbarui.

Prijo menjelaskan, apabila ada perbedaan keterangan antara IDI serta dokter yang merawat Setya, maka pendapat yang dapat dipegang yaitu yang berasal dari IDI. “Karena IDI induk organisasi seluruh dokter. Kedua IDI imparsial dan bersandar profesionalisme, ” tuturnya di Bakoel Koffie, Selasa (10/10/2017).

Menurut Prijo, pimpinan KPK sampai saat ini belum mengirimkan permohonan pada IDI untuk memeriksa kondisi kesehatan Setya Novanto. Prijo menerangkan, dalam menghadapi tersangka yang mengaku sakit, KPK seharusnya tidak bertanya jenis sakit yang dideritanya. “Cukup mengetahui yang bersangkutan bisa dihadapkan di persidangan atau tidak, apapun penyakitnya, ” tutur Prijo.

Prijo menyebutkan apabila ada dokter yang dapat dibuktikan merekayasa keadaan seorang tersangka, maka terancam sanksi berbentuk pencabutan izin praktek. Ia menganjurkan pimpinan KPK untuk memanfaatkan MoU antara KPK dan IDI yang sudah ada sejak 2012 itu.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yang juga Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, pertama kali masuk rumah sakit pada 10 September 2017 lalu . Saat itu, Setya disebut menderita sakit gula dan vertigo.

Sesudah beberapa hari melakukan perawatan di Rumah Sakit Siloam, Setya Novanto dipindahkan ke RS Premier Jatinegara untuk mendapat perawatan lebih lanjut karena menderita sakit jantung. Pada 18 September, Setya melakukan operasi jantung berupa pemasangan ring.

Setya ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi E-KTP pada 17 Juli 2017. Hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar mengabulkan gugatan praperadilan Setya Novanto pada Jumat, 29 September 2017. Setya Novanto juga lepas dari status tersangka.

Ketua KPK Agus Rahardjo telah merencanakan untuk mengirim surat permohonan pada IDI untuk memeriksa kesehatan Setya Novanto. Menurut Agus dirinya telah memberi perintah agar mengirim surat ke IDI. ” Nanti IDI akan memberikan second opinon (soal sakit Novanto),” kata Agus di sela-sela sidang praperadilan Setya Novanto terhadap KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 27 September 2017.

Sumber: https://breakingnews.co.id/read/idi-kpk-tidak-mengirim-permohonan-untuk-memeriksa-setya-novanto

Previous IDI: KPK Bisa Periksa Ulang Kesehatan Setya Novanto Jika Ragu

About author

You might also like

Setya Novanto 0 Comments

Setya Novanto, Bangga Bisa Berbagi Ilmu dengan Siswa-Siswi AIS

Rabu, 10 Mei 2017. Saya menerima kunjungan siswa/siswi dan para pengajar Australian Independent School (AIS) Indonesia di Gedung Nusantara DPR RI. Saya kagum dan bangga ketika melihat para siswa Sekolah

Setya Novanto 0 Comments

Setya Novanto, Terima Kunjungan Kehormatan Presiden Lithuania, Dalia Grybauskaite

Ketua DPR RI Setya Novanto Rabu 17 Mei 2017 siang, menerima kunjungan kehormatan dari Presiden Lithuania Dalia Grybauskaite di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Turut mendampingi dalam pertemuan ini antara

Football 0 Comments

Setya Novanto, Apresiasi Keputusan Pemerintah Bubarkan HTI

Keputusan pemerintah untuk membubarkan Organisasi Masyarakat (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendapat dukungan dari banyak kalangan. Ketua DPR RI Setya Novanto, juga memberikan apresiasi atas sikap pemerintah untuk membubarkan HTI.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply